Setiap bulan Agustus, suasana kemerdekaan selalu terasa hangat. Merah putih berkibar di mana-mana, gapura dicat ulang, dan berbagai lomba digelar untuk merayakan hari lahir bangsa. Tahun ini, di antara lomba-lomba yang sudah akrab seperti balap karung dan bola gotong, hadir satu kegiatan yang terasa istimewa: Expo Makanan Tradisional Bersama Orang Tua. Merayakan Kemerdekaan Lewat Cita Rasa Kemerdekaan bukan hanya soal upacara dan bendera, tetapi juga tentang menjaga warisan budaya, termasuk kuliner. Lewat expo ini, anak-anak dan orang tua diajak bekerja sama menyajikan makanan tradisional khas daerah masing-masing, mulai dari kue basah, jajanan pasar, hingga lauk pauk yang resepnya diwariskan turun-temurun. Setiap tim terdiri dari anak dan orang tua. Mereka memilih satu hidangan, menyiapkannya bersama, lalu memamerkannya di stan yang sudah dihias dengan nuansa merah putih dan pernak-pernik khas daerah. Suasana yang Penuh Kehangatan Sejak pagi, area expo sudah ramai. Aroma santan, pandan, dan gula merah menyebar dan membuat siapa pun yang lewat ingin mampir. Ada yang menyajikan klepon, onde-onde, dan lemper. Ada pula yang membawa nasi tumpeng mini, pepes ikan, hingga es dawet segar. Yang paling menyentuh adalah interaksi antara anak dan orang tua. Banyak anak dengan bangga menjelaskan nama makanan, bahan-bahannya, dan asal-usulnya kepada para pengunjung. Di balik mereka, para orang tua tersenyum sambil sesekali membetulkan tata letak hidangan. Kebersamaan seperti inilah yang sulit digantikan oleh apa pun. Apa yang Dinilai? Agar lomba berjalan seru dan adil, juri menilai beberapa aspek berikut: Lebih dari Sekadar Lomba Expo ini membawa banyak manfaat yang tidak selalu terlihat di papan juara: Penutup Pada akhirnya, siapa pun yang membawa pulang piala, semua peserta adalah pemenang. Mereka pulang dengan cerita, tawa, dan kenangan yang akan diingat bertahun-tahun ke depan. Semoga kegiatan seperti ini terus hidup dan semakin banyak diadakan, karena merawat tradisi sama pentingnya dengan merayakan kemerdekaan. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!
PELATIHAN KELOMPOK KERJA GURU (KKG) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALISME GURU
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran melalui Kolaborasi dan Pengembangan Kompetensi Guru Kendari, 3 Oktober 2026 — Kelompok Kerja Guru (KKG) merupakan salah satu wadah strategis bagi guru untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Melalui kegiatan pelatihan KKG, para guru dapat saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik. Kegiatan pelatihan KKG dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi guru untuk mengikuti perkembangan kebijakan pendidikan, pendekatan pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Dalam pelaksanaannya, pelatihan KKG dapat menghadirkan berbagai kegiatan, seperti pemaparan materi, diskusi kelompok, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, simulasi pembelajaran, serta refleksi terhadap permasalahan yang dihadapi guru di kelas. Kegiatan yang bersifat kolaboratif tersebut memberikan kesempatan kepada guru untuk belajar tidak hanya dari narasumber, tetapi juga dari pengalaman rekan sejawat. Salah satu hal penting yang menjadi perhatian dalam pelatihan KKG adalah bagaimana guru dapat menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan menyenangkan. Guru didorong untuk memahami karakteristik peserta didik serta menyesuaikan strategi, metode, media, dan asesmen pembelajaran dengan kebutuhan mereka. Selain meningkatkan kemampuan pedagogik, kegiatan KKG juga berperan dalam mengembangkan kompetensi profesional guru. Guru dapat memperoleh wawasan baru mengenai penyusunan modul ajar atau perangkat pembelajaran, pengembangan bahan ajar, asesmen pembelajaran, pengelolaan kelas, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar. Membangun Budaya Kolaborasi KKG tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh materi pelatihan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun budaya kolaborasi antarpendidik. Guru dapat mendiskusikan berbagai permasalahan yang ditemukan dalam proses pembelajaran dan bersama-sama mencari solusi yang sesuai. Melalui kolaborasi tersebut, pengalaman seorang guru dapat menjadi sumber pembelajaran bagi guru lainnya. Praktik baik yang telah berhasil diterapkan di suatu kelas dapat dikembangkan dan disesuaikan untuk diterapkan pada kelas atau sekolah lain. Budaya berbagi dan berdiskusi juga dapat membantu guru untuk melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Dengan refleksi yang dilakukan secara berkelanjutan, guru dapat mengetahui hal-hal yang sudah berjalan dengan baik serta aspek yang masih perlu diperbaiki. Mendorong Guru untuk Terus Berkembang Perubahan dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang membantu peserta didik mengembangkan pengetahuan, keterampilan, karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir. Pelatihan KKG menjadi salah satu sarana untuk menjawab tuntutan tersebut. Melalui kegiatan yang terencana dan berkelanjutan, guru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan bagi peserta didik. Keberhasilan kegiatan KKG tentunya tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan pelatihannya. Hal yang lebih penting adalah bagaimana hasil pelatihan tersebut diterapkan dalam praktik pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh serta melakukan evaluasi terhadap penerapannya. Penutup Pelatihan Kelompok Kerja Guru (KKG) memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru. Kegiatan ini menjadi wadah untuk belajar, berbagi, berdiskusi, berkolaborasi, dan melakukan refleksi bersama. Dengan adanya KKG yang aktif dan berkelanjutan, diharapkan para guru semakin siap menghadapi berbagai tantangan pendidikan serta mampu menciptakan pembelajaran yang berkualitas, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik. Pada akhirnya, peningkatan kompetensi guru bukan hanya memberikan manfaat bagi pendidik, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik. KKG diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi yang mendorong guru untuk tumbuh bersama demi mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas.
Menumbuhkan Budaya Literasi, Siswa MI Al Istiqomah Kendari Ikuti Kunjungan Edukatif ke Perpustakaan Modern
Kendari — Dalam rangka menumbuhkan minat baca sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada peserta didik, MI Al Istiqomah Kendari melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke perpustakaan modern di Kota Kendari. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan siswi kelas IV, V, dan VI dengan penuh antusias. Kegiatan kunjungan edukatif ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal lingkungan perpustakaan secara langsung. Para siswa tidak hanya diajak untuk melihat berbagai koleksi buku, tetapi juga diperkenalkan pada perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar yang menyenangkan dan bermanfaat. Sesampainya di perpustakaan, siswa mengikuti kegiatan secara bersama-sama dalam suasana yang santai dan edukatif. Mereka duduk dengan tertib sambil mengikuti arahan serta penjelasan yang diberikan. Interaksi antara guru dan siswa terlihat aktif, sehingga kegiatan tidak hanya menjadi kunjungan biasa, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran. Belajar di Luar Kelas dengan Suasana yang Menyenangkan Kunjungan ke perpustakaan memberikan pengalaman berbeda bagi para siswa. Jika selama ini proses pembelajaran lebih banyak berlangsung di ruang kelas, melalui kegiatan ini siswa dapat belajar langsung dari lingkungan yang menyediakan beragam sumber informasi. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan. Kehadiran berbagai koleksi buku dan fasilitas perpustakaan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengenal lebih dekat dunia literasi. Guru juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengarahkan siswa agar memiliki kebiasaan membaca dan memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat belajar. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat membangun kesadaran siswa bahwa belajar tidak hanya dilakukan melalui buku pelajaran di kelas. Perpustakaan dapat menjadi ruang untuk menemukan pengetahuan, mengembangkan imajinasi, dan menumbuhkan rasa ingin tahu. Membangun Generasi yang Gemar Membaca Budaya literasi merupakan salah satu bagian penting dalam pendidikan. Dengan membaca, siswa dapat memperoleh pengetahuan baru, memperkaya kosakata, mengembangkan kemampuan berpikir, serta mengenal berbagai informasi dan pengalaman yang lebih luas. Oleh karena itu, MI Al Istiqomah Kendari terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang dapat mendukung perkembangan akademik maupun karakter peserta didik. Kunjungan edukatif ke perpustakaan menjadi salah satu langkah untuk mendekatkan siswa dengan dunia literasi sejak dini. Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga mengajarkan kepada siswa tentang kedisiplinan, ketertiban, tanggung jawab, dan sikap menghargai fasilitas umum. Siswa belajar bagaimana bersikap ketika berada di lingkungan perpustakaan serta memahami pentingnya menjaga kenyamanan bersama. Antusiasme Siswa Menjadi Semangat untuk Terus Belajar Keikutsertaan siswa kelas IV, V, dan VI dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran dapat dikemas dalam berbagai bentuk yang menarik. Suasana belajar yang berbeda dapat memberikan pengalaman baru dan membuat siswa lebih bersemangat dalam memperoleh pengetahuan. Bagi MI Al Istiqomah Kendari, kegiatan kunjungan edukatif ini bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mendukung pembentukan peserta didik yang berpengetahuan, memiliki rasa ingin tahu, gemar membaca, serta mampu belajar dari berbagai sumber. Semoga kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh siswa dan semakin menumbuhkan kecintaan mereka terhadap buku dan kegiatan membaca. MI Al Istiqomah Kendari terus berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan mampu mengantarkan peserta didik menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan berwawasan luas. 📚 Literasi Hari Ini, Generasi Hebat di Masa Depan Kegiatan kunjungan edukatif ini menjadi pengingat bahwa setiap pengalaman belajar merupakan bagian dari perjalanan panjang pendidikan. Dengan membiasakan siswa membaca, mengeksplorasi pengetahuan, dan belajar dari lingkungan sekitar, diharapkan lahir generasi MI Al Istiqomah Kendari yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan gemar belajar sepanjang hayat.
PELAKSANAAN PELATIHAN GURU-GURU HEBAT MI AL ISTIQOMAH KENDARI
Pada hari Sabtu tepatnya tanggal 03 Oktober 2026, telah dilaksanan kegiatan pelatihan pada lingkup guru-guru MI Al Istiqomah Kendari, dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran didalam kelas. Pelatihan tersebut berlangsung selama 1 hari penuh dengan menghadirkan 3 pemateri sekaligus. Pemateri yang pertama yaitu dari Kementrian Agama dalam hal ini pengawas dari gugus 1 Ibu Dra. Hj Misra A. Ma, materi pelatihan yang disampaikan yaitu tentang “Cara penyusunan perangkat Pembelajaran Berbasis Cinta”. Pemateri yang kedua disampaikan oleh Ibu Hardianti Badu selaku Fasilitator Pembelajaran Mendalam, dengan materi pelatihan yang disampaikan yaitu tentang “Pembuatan Perangkat Pembelajaran Mendalam”, dan pemateri ke tiga yaitu bapak Yuditra, S. Pd,. M. Pd, dengan materinya yaitu tentang “Pembuatan Website Sekolah dan cara Penggunaanya”. Kegiatan pelatihan tersebut sangat bermanfaat dan bernilai positif bagi guru-guru hebat MI Al Istiqomah Kendari, sebab akan menjadi bahan acuan dan pilar bagi sekolah agar bisa menjadi lebih maju serta team guru memiliki wawasan luas, baik dalam hal manajemen kelas, perangkat pembelajaran maupun pengaplikasiannya dalam penggunaan media sosial.
Serunya Kegiatan Renang Kelas 1 dan 2 Unggul MI Al-Istiqomah di KONI
Siswa-siswi kelas 1 dan 2 Unggul MI Al-Istiqomah mengikuti kegiatan renang yang dilaksanakan di kolam renang KONI. Kegiatan ini menjadi salah satu aktivitas pembelajaran di luar kelas yang dikemas dengan suasana menyenangkan, edukatif, dan penuh semangat. Kegiatan renang ini didampingi oleh Akuatik Azura Swimming bersama guru pendamping MI Al-Istiqomah. Para siswa mendapatkan bimbingan dalam mengenal dan melatih kemampuan dasar berenang dengan tetap memperhatikan keselamatan serta mengikuti arahan selama berada di area kolam renang. Sejak tiba di lokasi, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Dengan pendampingan instruktur, siswa diajak untuk beradaptasi dengan air, melatih keberanian, serta mengenal gerakan-gerakan dasar dalam berenang sesuai dengan kemampuan masing-masing. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fisik dan motorik anak, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun keberanian, kemandirian, kedisiplinan, dan rasa percaya diri. Melalui kegiatan bersama, siswa juga belajar mengikuti aturan, mendengarkan arahan instruktur, serta menjaga ketertiban dan keselamatan. Keceriaan dan antusiasme terlihat dari wajah para siswa selama kegiatan berlangsung. Suasana belajar di luar kelas memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus menjadi kesempatan untuk belajar melalui aktivitas fisik. MI Al-Istiqomah mengucapkan terima kasih kepada Akuatik Azura Swimming atas pendampingan dan bimbingannya dalam kegiatan renang ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus menjadi bagian dari pengalaman belajar yang positif bagi siswa. Belajar, bermain, bergerak, dan tumbuh bersama.MI Al-Istiqomah — Menciptakan generasi yang sehat, aktif, percaya diri, dan berprestasi.
PELATIHAN KKG MI AL-ISTIQOMAH KENDARI
Alhamdulillah pada tanggal 03 Oktober 2026 telah terlaksana kegiatan Pelatihan Kelompok Kerja Guru (KKG) di MI Al-Istiqomah Kendari. 🌿Kegiatan ini menjadi wadah bagi para guru untuk terus belajar, berbagi pengalaman, berdiskusi, serta meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran di madrasah.Dengan semangat “Belajar, Berbagi, dan Bertumbuh Bersama”, semoga kegiatan KKG ini dapat memberikan wawasan dan inspirasi baru bagi para pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. 💚 Terima kasih kepada seluruh pemateri, panitia, dan Bapak/Ibu Guru yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam kegiatan hari ini.🌱 Terus belajar, terus berkembang, untuk pendidikan madrasah yang semakin berkualitas.📍 MI Al-Istiqomah Kendari🤍 Adab Dulu, Baru Ilmu#MIAlIstiqomahKendari #KKG #PelatihanKKG #GuruMadrasah #MadrasahHebat #GuruBelajar #GuruBerbagi #PendidikanMadrasah #Kemenag #AdabDuluBaruIlmu